Diposkan oleh Yoga Prasetya Label:
Ini adalah contoh dari Lembar Laporan Praktikum Ekskresi (Tes Urin), bagi kalian yang ingin melihat contohnya atau ingin membuat laporan yang sama, bisa dilihat dari artikel yang telah kita posting kali ini ^_^

Lembar Kerja Siswa

A. Tujuan

1. Melakukan Pemeriksaan Urin

2. Mengetahui PH urin ada nya PH dan Klorida

3. Mengetahui ada nya kelainan pada ginjal

B. Alat dan Bahan

1. Tabung reaksi

2. Rak tabung reaksi

3. Penjepit tabung reaksi

4. Pembakar spirtus

5. Gelas ukur 100ml

6. Indikator universal

7. Larutan Biuret (larutan CuSO4 1% dan larutan NaOH 1% )

8. Larutan AgNO3 5%

9. Larutan Benedik ( Fehling A + Fehling B )

10. Korek api

11. Urin

C. Langkah Kerja

Kegiatan I mengukut PH urin

1. Masukan kertas indicator kedalam urin

2. Cocokkan warna yang terjadi dengan standar pH

3. Berapa pH nya?

4. Apa maksud nya?

Kegiatan II Mengenal bau ammonia

1. Masukan 1ml urin kedalam tabung reaksi

2. Panaskan kedalam lampu spirtus

3. Bagaimana baunya?

Kegiatan III Mengenal kandungna klor dalam urin

1. Masukan 2ml urin kedalam tabung reaksi

2. Tambahkan 5 tetes AgNO3 5%

3. Apaah yang terjadi? Mengapa demikian?

Kegiatan IV Uji Glukosa

1. Masukan urin 2ml kedalam tabung reaksi

2. Tambahkan 5 tetes larutan benedict ( fehling A + Fehling B )

3. Panaskan dengan pembakar spirtus

4. Perubahan apa yang terjadi?

5. Apa yang dapat disimpulkan tentang urin yang kamu selidiki?

Kegiatan V Uji protein

1. Masukan utin 2ml kedalam tabung reaksi

2. Tambahkan 5 tetes larutan NaOH 10% dan 5 tetes larutan CuSo4 1% dan diamkan selama 5menit

3. Bagaimana hasilnya?

4. Apakah yang dapat kamu simpulkan d

D. Kesimpulan

Dari hasil penelitian ini dapat di ambil kesimpulan ada nya PH dalam urin, menguji urin dengan biuret, benedict dan bau nya untuk mengetahui ada tidak nya penyakit atau kelainan pada ginjal. Dan hasil nya adalah tidak ditemukan nya kelainan dan penyakit pada urin yang di periksa

E. Pertanyaan

1. Bagaimana proses terbentuk nya urin?

Jawab : Urine terbentuk setelah melalui proses penyaringan darah di ginjal. Darah masuk ginjal melalui pembuluh nadi ginjal. Ketika berada di dalam membrane glomenulus, zat-zat yang terdapat dalam darah (air, gula, asam amino dan urea) merembes keluar dari pembuluh darah kemudian masuk kedalam simpai/kapsul bowman dan menjadi urine primer. Proses ini disebut filtrasi.
Urine primer dari kapsul bowman mengalir melalui saluran-saluran halus (tubulus kontortokus proksimal). Di saluran-saluran ini zat-zat yang masih berguna, misalnya gula, akan diserap kembali oleh darah melalui pembuluh darah yang mengelilingi saluran tersebut sehingga terbentuk urine sekunder. Proses ini disebut reabsorpsi.
Urine sekunder yang terbentuk kemudian masuk tubulus kotortokus distal dan mengalami penambahan zat sisa metabolism maupun zat yang tidak mampu disimpan dan akhirnya terbentuklah urnine sesungguhnya yang dialirkan ke kandung kemih melalui ureter. Proses ini disebut augmentasi. Apabila kandung kemih telah penuh dengan urne, tekanan urine pada dinding kandung kamih akan menimbulkan rasa ingin buang air kecil atau kencing.
Urine mengandung zat padat sebesar 4 persen dan 96 perse air. Zat-zat padat yang ada dalam urine adalah sebagai berikut :
a. Urea, air dan ammonia sebagai sisa perombakan protein
b. Zat warna empedu yang member warna kuning pada urine
c. Zat-zat yang berlebihan dalam darah misalnya vitamin, sisa obatan, hormone dan zat kimia yang berasal dari makanan.
d. Garam-garaman khususnya garam dapur.
Banyaknya urine yang dikeluarkan dari dalam tubuh seseorang yang normal sekitar 5 liter setiap hari. Factor yang mempengaruhi pengeluaran urine dari dalam tubuh tergantung dari banyaknya ar yang diminum dan keadaan suhu apabila suhu udara dingin, pembentukan urine meningkat sedangkan jika suhu panas, pembentukan urine sedikit.
Pada saat kita minum banyak air, kelebihan air akan dibuang melalui ginjal. Oleh karena itu jika banyak minum akan banyak mengeluarkan urine. Warna urine setiap orang berbeda-beda. Warna urine biasanya dipengaruhi oleh jenis makanan yang dimakan, jenis kegiatan atau dapat pula disebabkan oleh penyakit. Namun biasanya warna urine normal berkisar dari warna bening sampai warna kuning pucat.

2. Apakah perbedaan kandungan zat yang dikeluarkan melalui urin dan keringat

Jawab :

Urin
Komposisi :Urin terdiri dari air dengan bahan terlarut berupa sisa metabolisme (seperti urea), garam terlarut, dan materi organik. Cairan dan materi pembentuk urin berasal dari darah atau cairan interstisial. Komposisi urin berubah sepanjang proses reabsorpsi ketika molekul yang penting bagi tubuh, misal glukosa, diserap kembali ke dalam tubuh melalui molekul pembawa. Cairan yang tersisa mengandung urea dalam kadar yang tinggi dan berbagai senyawa yang berlebih atau berpotensi racun yang akan dibuang keluar tubuh. Materi yang terkandung di dalam urin dapat diketahui melalui urinalisis. Urea yang dikandung oleh urin dapat menjadi sumber nitrogen yang baik untuk tumbuhan dan dapat digunakan untuk mempercepat pembentukan kompos. Diabetes adalah suatu penyakit yang dapat dideteksi melalui urin. Urin seorang penderita diabetes akan mengandung gula yang tidak akan ditemukan dalam urin orang yang sehat.

Keringat
Komposisi:Kandungan utama dalam keringat adalah sodium klorida (bahan utama garam dapur) selain bahan lain (yang mengeluarkan aroma) seperti 2-metilfenol (o-kresol) dan 4-metilfenol (p-kresol).

3. Apakah yang sebenarnya terjadi apabila ditemukan glukosa didalam urin?

Jawab : adanya glukosa dalam urin bisa diakibatkan oleh tingginya kadar gula seperti diabetes yang tidak terkontrol atau akibat gangguan di ginjal

4. Apakah tanda-tanda penyakit diabetes mellitus?

Jawab : Kencing manis (diabetes mellitus) adalah kondisi di mana tubuh tidak dapat mengatur kandungan gula dalam darah sehingga glukosa atau gula yang biasanya diangkut menuju sel-sel tubuh sebagai sumber energi justru tercecer dalam aliran darah, bahkan ikut terbuang dalam air seni. Pengaturan gula darah oleh tubuh dilakukan dengan bantuan hormon insulin yang berasal dari pancreas

5. Apakah yag dimaksud dengan transplaritasi ginjal?

Jawab : Transplantasi ginjal merupakan salah satu terapi pengganti pada pasien gagal ginjal terminal (renal replacement therapy) selain dilakukan dialysis (haemodialisis, dialysis peritoneal). Transplantasi ginjal merupakan terapi yang ideal hal ini dikarenakan menghasilkan rehbilitas yang lebih baik dibaningkan dengan kronik. Selain itu pula dapat menimbulkan perasaan sehat terhadap penderita sehingga ia merasa seperti orang normal.

6. Apakah yang terjadi apabila terjadi pembengkakan pada kaki ibu yang sedang hamil, jelaskan!

Jawab : pada ibu hamil terjad begitu banyaki proses adaptasi atau penyesuaian tubuh ibu terhadap kehamilan. salah satu peruahan fisik yang terjadi adalah penimbunan atau dalam bahasa medis disebut EDEMA pembengkakan kaki pada ibu hamil ini akibat penimbunan caian tubuh. salah satu penyebabnya adalah peningkatan kadar garam atau natrium dalam tubuh ibu hamil. garam atau natrium ini bersifat menahan cairan.kejadian ini sering terjadi pada tremester ke tiga kehamilan

7. Jelaskan yang dimaksud dengan penderita gagal ginjal !

Jawab : Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine.
Penyakit gagal ginjal ini dapat menyerang siapa saja yang menderita penyakit serius atau terluka dimana hal itu berdampak langsung pada ginjal itu sendiri. Penyakit gagal ginjal lebih sering dialamai mereka yang berusia dewasa, terlebih pada kaum lanjut usia.

8. Jelaskan perinsip kerja alat haemodialisis untuk membantu orang yang mengalami gagal ginjal

Jawab : dengan menerapkan proses osmotis dan ultrailtrasi pada ginjal buaatan, dalam membuang sisasisa metabolisme tubuh

9. Bagaimana kemungkinan hidup pada seseorang yang hidup dengan sebuah ginjal ?

Jawab : kemungkinan hidup sehat dan normal seperti biasa masih sangat mungkin. terbukti dari beberapa penamaan 9 org pendonor gnjal dari sembilan kali pencangkokan ginjal di indonesia masih segar bugar. paling psikisnya yang sedikit terganggu karena hidup dengan satu ginjal

F. Hasil Pengamatan












Untuk mendownload dokumennya silahkan klik icon yang ada di bawah ini


Related Posts